2013_08_03_09_29_32_booster-rem-terrano

JIP - Nissan Terrano masih menjadi salah satu jajaran SUV second yang diminati. Selain bodi dan ‘tongkrongan’ cukup gagah, SUV ini dicap masih mengaplikasi teknologi mesin yang sederhana.

Sayangnya Nissan Terrano dianggap punya kelemahan pada bagian pengereman. Aplikasi rem konvensional– cakram (depan) dan teromol (belakang) non ABS-nya sering dicap kurang pakem.

Namun kelemahan ini masih tergolong ringan. Bukan berarti Nissan Terrano adalah produk gagal. Salah satu komunitas pecinta Terrano—Terrano Club Indonesia (TCI)—justru telah memiliki jurus ampuh untuk solusinya.

Dengan memakai booster rem, maka kepakeman rem sangat dipengaruhi oleh tenaga pengereman saat menekan pedal rem. Sedangkan besar kecilnya ‘power’ ini sangat tergantung dari besarnya tekanan yang diberikan oleh booster rem, lalu material brake shoe dan brake pad nya serta luas penampang sepatu rem/kanvas rem.

Sehingga untuk mendapatkan kepakeman rem yang diinginkan, pastinya harus dari tiga unsur di atas. Misalnya memberbesar tekanan booster rem dengan memakai booster yang lebih besar. Atau mengganti material kanvas rem untuk mendapatkan koefisien gesekan yang lebih efektif. Bisa juga dengan mengganti seluruh sistem pengereman dengan teknologi yang lebih advance. Hanya saja, solusi terakhir ini sudah pasti memakai biaya yang tidak sedikit.

Dari beberapa cara tersebut, mengganti booster rem dan kanvas rem adalah yang paling mungkin. Karena biayanya relatif terjangkau. Kali ini, JIP ingin membagi tips ringan hasil temuan rekan-rekan pemilik Terrano yang tergabung dalam Terrano Club Indonesia (TCI). Rekan TCI membagi ilmu dengan mengganti booster rem standar.

Booster rem mempunyai cara kerja memanfaatkan perbedaan tekanan atmosfir dengan tekanan intake engine. Perbedaan ini selanjutnya disalurkan ke diafragma untuk menghasilkan daya, untuk menekan master rem. Terjadilah proses pengereman. Untuk memperbesar daya tekan diafragma, mau tidak mau harus mengganti ukuran booster rem yang lebih besar pula.

Dari hasil pengalaman rekan-rekan TCI, terpilihlah booster rem Nissan Pathfinder 3.0L dengan type double drum berukuran 9 dan 10 inci. Booster rem Nissan Pathfinder inipun mempunyai bentuk yang serupa dengan Nissan Terrano (Nissan DM44). Bahkan untuk memasang di bodi Terrano juga tidak sulit, karena posisi dan bautnya berukuran sama persis.

Booster rem Nissan Pathfinder ini bisa didapat di toko-toko penyedia onderdil part Nissan, ataupun di pasar-pasar junkyard part-part eks Singapura. Pun kalau kesulitan, bisa langsung meminta info ke sekretariat TCI dengan alamat terlampir di direktori club.

Sayangnya, booster rem Nissan Pathfinder kebanyakan untuk spesifikasi mobil dengan setir kiri. Sehingga posisi hose untuk intake vacuum dan idle-up AC ada di sebelah kanan.

Kalau booster rem pengganti ini sudah didapat, pengerjaan ini bisa dilakukan dengan cepat. Tidak lebih dari 3 jam, booster rem baru pun akan terpasang. Ada beberapa penyesuaian yang harus dilakukan. Seperti penyesuaian baut yang menghubungkan booster rem ke pedal, karena ukuran tuas diameternya lebih besar. Juga mengganti slang vakum, karena butuh ukuran yang lebih panjang akibat posisi lubang hose nya ada di sebelah kanan. Slang vakum bisa memakai merek apa saja.

Hasilnya, rem pun makin pakem. Selama memakai tips ini, rekan-rekan TCI tidak mendapati dampak negatif yang timbul. Seperti brake blockingoverheat pada kanvas rem, cakram maupun teromol.

Walau demikian, kita tetap harus hati-hati dalam mengendarai mobil, selamat  mencoba.

 

Teks: Catur Wibowo

Sumber: Terrano Club Indonesia, Dodi Sudjani TCI 006

Foto: TCI

http://jip.co.id/read/2013/08/03/335439/139/24/Perbesar-Diafragma-Booster-Rem-Terrano-Rem-Nissan-Terrano

Harga:

Estimasi biaya Rp 1 Jutaan.

One comment on “Perbesar Diafragma Booster Rem Terrano Rem Nissan Terrano

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>